Tips kencan / Pesan pertama

Pesan pertama yang benar-benar membuka obrolan

“Hai, apa kabar?” jarang membawa obrolan ke mana-mana. Cara menulis pesan pertama yang mudah dan menyenangkan untuk dibalas — lengkap dengan contoh yang bisa kamu sesuaikan.

· 2 menit baca

Pesan pertama hanya punya satu tugas: membuat orang mudah dan senang membalasnya. Pesan itu tidak perlu pintar atau sempurna. Cukup tunjukkan bahwa kamu memperhatikan dia, dan beri dia sesuatu untuk dijawab.

Kenapa “Hai” saja tidak cukup

“Hai” atau “Apa kabar?” menyerahkan semua usaha kepada orang lain: dia harus mencari topik sendiri, dan banyak orang akhirnya tidak mau repot. Bandingkan dua pesan ini:

  • “Hai, apa kabar?”
  • “Hai! Fotomu di danau pegunungan itu keren sekali — perlu mendaki lama untuk sampai ke sana?”

Pesan kedua menunjukkan minat, menyinggung sesuatu yang nyata, dan diakhiri dengan pertanyaan yang mudah dijawab. Menulisnya hanya butuh sepuluh detik lebih lama, tetapi balasannya jauh lebih banyak.

Rumus sederhana

Sebagian besar pembuka yang bagus punya tiga bagian:

  1. Sapaan dengan namanya. Terasa ramah dan menunjukkan bahwa pesanmu bukan hasil salin-tempel.
  2. Sesuatu yang kamu perhatikan di profilnya: foto, minat, atau satu kalimat dari teksnya.
  3. Pertanyaan terbuka yang mengundang jawaban lebih dari sekadar “ya” atau “tidak”.

Contohnya: “Hai, Dinda! Kulihat kamu sedang belajar gitar — lagu apa yang pertama kali berhasil kamu mainkan sampai selesai?”

Ide saat kamu buntu

Kalau tidak ada yang menonjol di profilnya, coba pertanyaan ringan yang sedikit jenaka:

  • “Apa makanan paling enak yang kamu makan minggu ini?”
  • “Kopi, teh, atau sesuatu yang lain sama sekali untuk memulai hari?”
  • “Besok libur seharian — rencana sempurnanya apa?”

Di chat YADate kamu juga akan menemukan pembuka obrolan yang siap pakai. Jadikan itu titik awal, lalu tambahkan sentuhanmu sendiri.

Yang sebaiknya dihindari

  • Pujian yang hanya soal penampilan. “Matamu indah” memang enak didengar, tetapi sulit dibalas — dan terdengar seperti kalimat yang dikirim ke semua orang.
  • Kisah hidup yang panjang. Simpan untuk nanti: pesan pertama seharusnya bisa dibaca dalam hitungan detik.
  • Salin-tempel. Orang bisa merasakan kalau teks yang sama dikirim ke dua puluh profil.
  • Desakan. Jangan minta nomor telepon, WhatsApp, atau akun media sosial di pesan-pesan pertama. Biarkan kepercayaan tumbuh dulu.

Jaga obrolan tetap mengalir

Saat dia membalas, dengarkan baik-baik dan lanjutkan dari apa yang dia ceritakan. Ceritakan juga sedikit tentang dirimu — obrolan yang baik itu seperti saling melempar bola, bukan wawancara. Kalau chat berjalan lancar selama beberapa waktu, wajar saja kalau kamu mengajak bicara lewat telepon atau bertemu sebentar. Ide kencan pertama kami bisa membantumu menyusun rencananya.

Kalau tidak ada balasan

Tidak dibalas bukan berarti ada yang salah denganmu. Orang bisa sedang sibuk, sedang rehat dari dunia kencan, atau memang mencari sesuatu yang berbeda. Jangan mengirim rentetan pesan “Halo?”. Lanjutkan saja — bisa jadi obrolan berikutnya yang terasa cocok.

Pesan pertama yang hebat bukan soal membuat orang terkesan. Ini soal rasa ingin tahu.

Tips terkait

Profil & foto

Cara menulis profil yang mengundang pesan

Profilmu adalah sapaan pertamamu. Begini cara menulis beberapa kalimat yang jujur dan memilih foto yang membuat orang ingin memulai obrolan denganmu.

2 menit baca

Kencan pertama

Ide kencan pertama yang santai dan aman

Kencan pertama yang paling baik itu singkat, di tempat umum, dan santai. Ide-ide yang memberi ruang untuk mengobrol — plus kebiasaan aman sederhana supaya kamu bisa menikmati pertemuannya.

2 menit baca

Keamanan

Cara mengenali penipu berkedok cinta

Penipuan berkedok cinta (love scam) hampir selalu mengikuti skenario yang sama. Kenali tanda bahayanya — dari desakan untuk pindah dari aplikasi sampai permintaan uang — dan apa yang harus dilakukan kalau ada yang terasa janggal.

2 menit baca

Semua tips kencan →